Home » Buku » Aqidah Islam – Fondasi Seorang Muslim

Aqidah Islam – Fondasi Seorang Muslim

Aqidah Islam – Fondasi Seorang Muslim

Rukun Iman

  1. Percaya kepada Allah
  2. Percaya kepada Malaikat
  3. Percaya kepada Kitab Allah
  4. Percaya kepada Rasul
  5. Percaya kepada Hari Akhir
  6. Percaya kepada Qadla dan Qadar

 

Percaya kepada Allah

  1. Yakin Tuhan itu ada
  2. Sifat Tuhan Sejati
  3. Tuhan itu adalah Allah SWT
  4. Tidak ada Tuhan selain Allah
  5. Mengabdi kepada Allah
  6. Memohon kepada Allah

 

Beberapa Sifat Tuhan Sejati

Tuhan Maha Pencipta dan Maha Mengetahui:

“Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.” [Al Hijr:86]

“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” [Al An’aam:59]

Allah Maha Perkasa:

“Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [At Taghaabun:18]

Allah Maha Pengasih dan Penyayang:

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” [Al Faatihah:1]

 

Iman Kepada Malaikat

“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” (Fathir 1).

“Ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”. (QS. Alanfal : 9).

Nama-nama Malaikat

  • Jibril (Ruhul Amin, Ruhul Qudus, Gabriel). Bertugas menyampaikan wahyu dari Allâh.
  • Mikail (Michael). Mengatur urusan pengaturan semesta, termasuk rizqi manusia.
  • Izrail (Malaikat maut). Mencabut ruh semua makhluk.
  • Israfil. Meniup sangkakala pertanda hari kiamat.
  • Raqib. Mencatat amal baik manusia.
  • Atid. Mencatat amal buruk manusia.
  • Munkar dan Nakir. Menanyai manusia yang baru wafat.
  • Ridwan. Menjaga surga.
  • Malik. Menjaga neraka.

 

Iman Kepada Kitab Suci

Allah menurunkan kitab suci sebagai pedoman:

  1. Taurat kepada Nabi Musa
  2. Zabur kepada Nabi Daud
  3. Injil kepada Nabi Isa
  4. Al Qur’an kepada Nabi Muhammad

Al Qur’an kitab suci terakhir yang terjaga kemurniannya.

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” [Al Hijr:9]

 

Iman Kepada Rasul Allah

“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan.” [Al Hadiid:57]

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: “Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir)” [An Nisaa’:150]

Ketika Rasulullah ditanya oleh Abu Dzar, tentang berapa jumlah para nabi dan rasul itu? Nabi menjawab 120 (seratus dua puluh) ribu, dari mereka itu terdapat 313 (tiga ratus tiga belas) rasul.

Dari jumlah itu, yang tersebut namanya dalam Al Qur’an terdapat 25 orang, yaitu :

  1. Adam
  2. Nuh
  3. Idris
  4. Shalih
  5. Ibrahim
  6. Hud
  7. Luth
  8. Yunus
  9. Ismail
  10. Ishaq
  11. Ya,qub
  12. Yusuf
  13. Ayyub
  14. Syu’aib
  15. Musa
  16. Harun
  17. Ilyasa’
  18. Dzulkifli
  19. Daud
  20. Zakariya
  21. Sulayman
  22. Ilyas
  23. Yahya
  24. Isa
  25. Muhammad SAW

 

Iman Kepada Hari Kiamat

“Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan).” [Ali Imron:25]

“Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafa’at dan tebusan dari padanya, dan tidaklah mereka akan ditolong.” [Al Baqarah:48]

“Maha Suci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikan-Nya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, (yaitu) surga surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikan-Nya (pula) untukmu istana-istana” [Al Furqan:10]

 

Iman Kepada Qadla dan Qadar Allah

Dari Ibn ‘Abbas radiy-Allahu ‘anhu, dia berkata, “Suatu hari aku berada di belakang Nabi sall-Allahu ‘alayhi wasallam, lalu beliau bersabda, ‘Wahai Ghulam, sesungguhnya ku ingin mengajarkanmu beberapa kalimat (nasehat-nasehat), ‘Jagalah Allah, pasti Allah menjagamu, jagalah Allah, pasti kamu mendapatinya di hadapanmu, bila kamu meminta, maka mintalah kepada Allah dan bila kamu minta tolong, maka minta tolonglah kepada Allah. Ketahuilah, bahwa jikalau ada seluruh umat berkumpul untuk memberikan suatu manfa’at bagimu, maka mereka tidak akan dapat memberikannya kecuali sesuatu yang telah ditakdirkan Allah atasmu, dan jikalau mereka berkumpul untuk merugikanmu (membahayakanmu) dengan sesuatu, maka mereka tidak akan bisa melakukan itu kecuali sesuatu yang telah ditakdirkan Allah atasmu. Pena-pena (pencatat) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.” (HR. at-Turmudzy, dia berkata, ‘Hadits Hasan Shahih’. Hadits ini juga diriwayatkan Imam Ahmad)

 

Download Aqidah Islam – Fondasi Seorang Muslim