Home » Buku » Adab Majelis, Kesalahan dan Bid’ah Dalam Majelis

Adab Majelis, Kesalahan dan Bid’ah Dalam Majelis

Kesempurnaan Islam ini tidak luput membahas tentang adab-adab dalam bermajelis, dimana tidak sedikit dari kaum muslimin, terutama para aktivis muslim, bermajelis dan bermusyaw arah dalam kesehariannya. Mengetahui adab-adab dalam majelis adalah suatu keniscyaan dan keutamaan tersendiri.

Maka adalah kewajiban bagi seorang muslim untuk mengetahui ilmunya terlebih dahulu sebelum beramal, sebagaimana Imam Bukhari telah menjadikan bab “Ilmu sebelum berkata dan beramal”. Berikut ini adalah adab-adab dalam bermajelis dan bermusyawarah.

  • Mengucapkan salam kepada ahli majelis jika ia hendak masuk dan duduk pada majelis tersebut, hendaknya ia mengikuti majelis tersebut hingga selesai.
  • Jika ia hendak meninggalkan majelis tersebut, ia harus meminta izin kepada ahli majelis lalu mengucapkan salam.
  • Tidak menyuruh seseorang berdiri, pindah atau bergeser agar ia menempati tempat duduknya.
  • Tidak memisahkan dua orang yang sedang duduk agar ia dapat duduk di tengah tengahnya kecuali dengan seizinnya.
  • Apabila seseorang bangkit dari tempat duduknya meninggalkan majelis kemudian kembali lagi, maka ia lebih berhak duduk di tempat yang ditinggalkannya tadi.
  • Tidak duduk di tengah-tengah halaqoh/majelis.
  • Disunnahkan membuka majelis dengan khutbatul hajah
  • Disunnahkan menutup majelis dengan do’a kafaratul majelis

Di samping menjelaskan adab-adab dalam bermajelis secara detil disertai dengan dalil-dalilnya, buku ini juga memaparkan kesalahan-kesalahan atau bid’ah dalam majelis. Ingin tahu apa saja kesalahan-kesalahan atau bid’ah dalam majelis? Silahkan download ebook Adab Majelis, Kesalahan dan Bid’ah Dalam Majelis.

 

Download Adab Majelis, Kesalahan dan Bid’ah Dalam Majelis